Jadi Salah Satu Syarat Wajib Kelulusan, Program Studi Sistem Pembangkit Energi Hadapi SPPA Secara Daring

by | Jul 10, 2020 | Berita | 0 comments

Surabaya, (23/06) – Mahasiswa tingkat akhir Program Studi Sistem Pembangkit Energi angkatan 2016 dang angkatan 2017 Politeknik Elektronika Negeri Surabaya (PENS) tengah dihadapkan dengan Sidang Proyek Akhir dan Sidang Persiapan Proyek Akhir. Sidang yang dikenal dengan sebutan Seminar Proposal Proyek Akhir (SPPA) dan Sidang Proyek Akhir (SPA)  ini berlangsung pada (8-22/7). Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, zona hitam di Kota Surabaya akibat pandemi Covid-19 membuat pelaksanaan SPPA dan SPA yang merupakan salah satu syarat wajib kelulusan ini, diselenggarakan secara daring.
Kegiatan dimulai sejak pukul 08.00 WIB dan setiap mahasiswa diberikan waktu selama 30 menit untuk melakukan presentasi beserta sesi tanya jawab secara bergiliran. Pada sidang kali ini, mahasiswa akan memasuki room dalam salah satu aplikasi video conference yang dihadapkan dengan dosen pembimbing dan tiga dosen penguji. Dalam presentasinya, mahasiswa akan diminta untuk menjelaskan mengenai apa saja latar belakang, batasan masalah, metodologi, serta gambaran dari sistem yang akan dibuat.
Berbagai persiapan tentu telah dilakukan oleh setiap mahasiswa. Mulai dari proposal TA, pemahaman materi yang akan disampaikan, serta kesiapan mental pada saat menghadapi para dosen penguji. Meski dilakukan secara daring.

 

DEPARTEMEN MEKANIKA DAN ENERGI

POLITEKNIK ELEKTRONIKA NEGERI SURABAYA

Jl. Raya ITS, Sukolilo, Kota Surabaya, 60111

TENTANG KAMI

Sejarah

Fasilitas

© 2018 Politeknik Elektronika Negeri Surabaya | UPT Komputer

Translate